Oleh Muhammad Abdul Aziz, dkk
Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta
Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta
1. Berani mengambil resiko yang moderat
Seorang wirausahawan harus mampu mengambil suatu resiko yang orang lainbelum tentu berani menanggungnya. Resiko yang diambil bukan didasari spekulasimelainkan perhitungan yang matang. Ia berani mengambil resiko terhadappekerjaannya karena sudah diperhitungkan. Oleh karena itu, wirausaha selaluberani mengambil resiko yang moderat, artinya resiko yang diambil tidak terlalutinggi dan tidak terlalu rendah. Keberanian ini dibutuhkan saat seseorang akanmemulai suatu usaha, maupun dalam keberlangsungan usahanya, tepatnya saat iaakan mengambil suatu keputusan tertentu dalam pengoperasian usahanya.
Indikatornya:
a. Berani mencari pinjaman modal untuk memulai suatu usaha.
b. Berani mengambil resiko akan usaha yang ia jalani.
c. Berani bersaing dengan pengusaha-pengusaha lain.
d. Berani mengambil keputusan.
2. Kreatif dan inovatif.
Wirausaha tidak menyenangi lagi hal-hal yang sudah terbiasa / tetap / sudah teratur/ diatur dan jelas. Ia selalu bosan dengan kegiatan rutin sehingga timbul harapan-harapan dan keinginan untuk selalu berubah, ada tambahan, pengayaaan, atauperbaikan mutu (nilai tambah yang berbeda). Ia selalu mengeksplor daya pikirnyauntuk menemukan dan mengembangkan usahanya dengan hal-hal baru yang unikdan menjual di pasaran. Seorang wirausaha harus berdaya cipta dan luwes, salahsatu kunci penting adalah dalam menghadapi permintaan. Kekakuan dalammenghadapi perubahan ekonomi dunia yang serba cepat sering kali membawakegagalan. Kemampuan untuk menghadapi perubahan yang cepat tentunyamemerlukan kreatifitas yang tinggi. Kreatif dan inovatif ini diperlukan saat pendirianusaha untuk menentuakan barang / jassa apa yang harus diproduksi, dan selamausaha berlangsung untuk memberikan ciri khas tersendiri daripada barang / jasa lain.
Indikatornya:
a. Mampu menciptakan hal-hal yang baru.
b. Berfikir yang orang lain tidak bisa melakukannya.
3. Percaya diri dan optimis
Ia memiliki keyakinan yang kuat terhadap kemampuan yang dimilikinya untukberhasil yang tentunya akan membawa dampak positif pada keberlangsunganusahanya.
Sikap optimis dan percaya diri ini selalu dibutuhkan setiap saat.
Indikatornya:
a. Tidak gengsi atau malu dalam memulai, mengembangkan dan melaksanakanusahanya.
b. Selalu berfikir positif dalam menerapkan suatu keputusan.
4. Disiplin
Seorang wirausaha mampu mengatur dirinya agar semua yang dilakukan tepatsasaran. Ia harus mampu memanajemen perilaku dan keputusan-keputusannya.Menjaga dan memajukan nilai dan perilaku yang telah menjadi keyakinan dirinya, integritas pribadi yang mengandung citra dan harga diri perusahaan. Disiplindibutuhkan setiap saat dalam menjalankan usahanya, contohnya: disiplin waktu, disiplin dalam hal keuangan, disiplin administrasi, dll.
Indikatornya:
a. Melakukan sesuatu sesuai aturan atau rencana yang telah ditetapkansebelumnya.
b. Mampu mengekang diri dalam keinginan-keinginan yang bertentangan denganusaha memajukan perusahaan. Seperti membolos, menghamburkan uang.
5. Ulet dan kerja keras
Seorang wirausaha harus memaksimalkan kinerja dengan sekuat tenaga dankemampun agar tujuan dapat tercapai. Ia juga harus rajin, pantang menyerah dalammenjalankan usahanya. Ujian, godaan, hambatan, dan hal-hal yang tak terdugadianggap tantangan untuk mencari berbagai ikhtiar. Wirausaha yang berhasilbiasanya memiliki daya juang yang lebih tinggi dibanding rata-rata orang lain, sehingga ia lebih suka kerja keras walaupun dalam waktu yang cukuplama.Keuletan dan kerja keras dibutuhkan setiap saat dalam menjalankanusahanya.
Indikatornya:
a. Tidak berhenti di tengah jalan dalam berusaha
b. Berusaha sekuat tenaga untuk mencapai hasil yang maksimal
6. Tanggung Jawab
Seorang wirausaha harus mempunyai komitmen untuk menaggung resiko ataskeputusan yang ia lakukan. Tidak hanya berani saja dalam mengambil keputusantapi juga harus mampu memberikan tanggung jawab atas keputusannya. Bersikapadil dan sangat menjaga kepercayaan yang telah diberikan orang lain. Iabertanggung jawab terhadap sumber daya yang dimiliki maupun tanggung jawabterhadap keberhasilan usaha. Oleh karena itu ia akan mawas diri secara internal.Tanggung jawab diperlukan setiap saat tidak hanya di akhir atau efek keputusan.
Indikator:
a. Semua pekerjaan berjalan lancar, karena setiap proses dijalani dengan tanggungjawab yang besar.
b. Mau menanggung resiko dari setiap keputusan.
7. Dorongan, semangat atau motivasi untuk lebih unggul.
Ia selalu bersemangat untuk lebih unggul, lebih berhasil dalam mengerjakan apa yang dilakukannya dengan melebihi standar yang ada. Motivasi ini muncul daridalam diri (internal) dan jarang dari eksternal.
Ia selalu belajar dari kegagalan, ia tidak pernah takut gagal, ia memotivasi diri dankemampuannya untuk focus pada keberhasilan.
Semangat dan motivasi ini selalu diperlukan.
Indikatornya:
a. Selalu berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai hal yang diinginkan.
b. Terus memberikan yang terbaik untuk usahanya.
8. Membaca peluang
Selalu berambisi untuk selalu mencari peluang. Keberhasilan wirausahaselalu diukur dengan keberhasilan untuk mencapai tujuan. Pencapaian tujuan terjadi apabila ada peluang.
Indikator:
a. Wirausaha harus selalu mengetahui apa yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini dan yang akan datang
9. Hasrat Umpan balik segera
Selalu emerluka umpan balik yang segera. Ia selalu ingin mengetahui hasil dari apa yang dikerjakannya. Oleh karena itu, dalam memperbaiki kinerjanya, ia selalu memiliki kemauan untuk menggunaan ilmu pengetahuan yang telah dimilikinya dan selalu belajar dari kegagalan.
Indikatornya:
Apa yang sudah dilakukan ingin cepat mengetahui hasilnya.
10. Berorientasi ke depan
Berorientasi pada masa yang akan datang. Untuk tumbuh dan berkembang, ia selalu berpandangan jauh ke masa depan yang lebih baik.
Indikatornya:
Usaha yang dijalankan harus mempunyai prospek ke depan, agar tidak menyesal.
11. Kemampuan memimpin
Wirausaha yang berhasil memiliki kemampuan untuk menggunakan pengaruh tanpa kekuatan (power), ia harus lebih memiliki taktik mediator dan negotiator daripada diktator.
Indikatornya:
a. Mampu memimpin suatu usaha dengan baik.
b. Tidak semena-mena terhadap bawahann
12. Memiliki tingkat energi yang tinggi
Wirausaha yang berhasil biasanya memiliki daya juang yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata orang lainnya, sehingga ia lebih suka bekerja keras meski dalam waktu yang relatif lama.
Indikatornya:
Selalu bersemangat dalam berusaha dalam kondisi apapun sekalipun dalam keadaan terancam.
13. Komitmen yang tinggi
Komitmen yang tinggi dan tekad yang bulat untuk mencurahkan semua perhatiannya pada usaha.
Indikatornya:
a. Prinsip yang kuat dalam berusaha (tidak plin-plan)
b. Tujuan usahanya jelas.
14. Ketrampilan dalam berorganisasi
Memiliki ketrampilan dalam mengkoordinasikan sumber daya untuk menciptakan nilai tambah.
Indikatornya:
a. Dapat menempatkan dirinya dalam posisinya.
b. Melaksanakan tugas sesuai dengan jabatan dan keahlian
c. Sosialisasi dengan orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar